Kayu jendela putih
Kau dengan tanganmu yang memutih
Di leher terlilit syal yang putih
Hatimu warna biru
Tergenggam tangan teddy biru
Milik gadis bermata biru
yang jika menangis mengharu biru
Di seberang benua sana...
Tanahnya oranye terkena ultraviolet
Seorang gadis bergaun oranye, menoleh
Di antara gedung matahari menyembul
berkata maaf
"Aku terpaksa melanggar janji.. tapi aku akan menepati hal yang lain. Aku takkan pernah menangis, eh, sering menangis maksudku.. "
Hanya setetes air mata menetes.
Sebagai ganti, hati mereka tertukar. Biru dan oranye telah terkuas. Tak kan bisa benar-benar putih lagi.
Terlanjur menjadi lukisan yang abadi..
#gaje yah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar